TIPS MEMBEDAKAN PEWARNA MAKANAN DAN PEWARNA TEKSTIL
Makanan yang diwarnai dengan pewarna Non Food Colour akan cerah sekali, karena pewarna cepat meresap kedalam produk. Biasanya tempat atau bejananya juga akan berwarna, sukar sekali dihilangkan meskipun telah dicuci. Begitu pun bila kita pegang, maka bekas pewarna akan tetap menempel. Saat ini banyak makanan yang beredar menggunakan pewarna non food grade color, oleh sebab itu konsumen harus mengetahui perbedaan antara pewarna makanan dengan pewarna tekstil.
Perbedaan Pewarna Makanan Dan Pewarna Tekstil
- Pewarna Makanan
- Bila pewarna kena kulit atau menempel ditangan,mudah sekali di bilas dengan air
- Bila terkena panas terlalu lama,warna makin pudar
- Jika dimasak dengan suhu tinggi,warna kurang cerah
- Pewarna Tekstil
- Sulit dicuci jika warna menempel pada kulit meskipun dicuci menggunakan sabun
- Tampilan warna bubuknya terlihat lebih mengkilap
- Bila produk dengan menggunakan pewarna ini,semakin terkena panas warna produk semakin mengkilap
Tips Membeli Pewarna Makanan
- Saat anda membeli pewarna makanan,sebaiknya periksa kemasan pewarna tersebut terlebih dahulu.Pastikan produk tertera ijin dari Balai POM (BPOM)
- Periksa apakah terdapat kadar kadaluarsa.Pewarna memang tahan sangat lama.Namun karena adanya peraturan tentang masa kadaluarsa terhadap bahan tambahan pangan,produk yang anda pilih harus mempunyainya.
- Jika anda membeli dengan jumlah kecil (1 ons), Anda harus tahu kemasan asli dari produk tersebut.
Dipasaran ada terdapat dua jenis pewarna makanan,berupa cair dan serbuk (bubuk). Jika Anda sebagai produsen makan maupun minuman,ataupun anda yang memproduksi seperti permen lolipop (yang beraneka warna) bisa menggunakan kedua jenis warna tersebut. Tentunya penggunaan pewarna cair jauh lebih boros jika dibandingkan dengan pewarna bubuk.
TIPS MEMBEDAKAN PEWARNA MAKANAN DAN PEWARNA TEKSTIL
Reviewed by ADMIN
on
18.07
Rating:
Reviewed by ADMIN
on
18.07
Rating:
